Liputan6.com, Jakarta - Sorot lampu panggung tak selalu jadi satu-satunya jalan bagi para bintang. Sejumlah era 1990-an yang mengembangkan usaha di luar industri hiburan terbukti bisa melebarkan sayap ke dunia usaha, jauh dari layar kaca dan studio rekaman.
Ada yang membuka toko kue, ada juga yang menekuni tambang batu bara. Sebagian memilih jalur yang lebih dekat dengan keseharian, seperti busana muslim, spa, dan perhiasan. Pilihannya beragam, tetapi benang merahnya sama, mereka tak mau bergantung pada satu sumber penghasilan.
Berikut Liputan6.com merangkum dari beberapa sumber tujuh artis era 1990-an yang tidak hanya berkarier di dunia hiburan, tetapi juga merambah dunia usaha. Data usaha ini dirangkum dari pemberitaan di berbagai tahun, sehingga kondisi terkininya bisa saja sudah berubah.
1. Krisdayanti
Nama Krisdayanti atau KD sudah lama bergaung sebagai diva pop. Fimela pernah memuat potret lawas KD muda dalam rangkaian artis era 1990-an.
Melansir Fimela, selain bernyanyi dan berkiprah di politik sebagai anggota DPR, KD punya penghasilan dari beberapa bidang. Ia pernah merambah kosmetik lewat merek Nefertiti Paris Diva yang melahirkan produk lipstik.
Di bidang lain, KD membuka toko kue Makobu Cake di Malang, Jawa Timur, serta label rekaman Raya Music Entertainment. Ia juga menggandeng desainer Viena Mutia untuk merek fesyen VM KD. Status terkini tiap usaha masih perlu diverifikasi.
2. Yuni Shara
Yuni Shara dikenal luas sebagai artis dengan banyak sumber penghasilan. Ia mulai menekuni bisnis tambang batu bara sejak 1999. Usaha tersebut berada di Palaran, Kalimantan Timur.
Dalam wawancara dengan KapanLagi pada Januari 2020, Yuni mengungkapkan bahwa bisnis tersebut sudah dijalaninya selama bertahun-tahun. "Itu saya lakukan 10 tahun lalu. Pekerjaan laki-laki itu sudah 10 tahun lalu sampe sekarang," ujarnya.
Yuni juga menjelaskan alasan mengembangkan usaha tersebut. "Itu adalah bagian ikhtiar pekerjaan saya. Itu persiapan, punya anak laki-laki, jadi kita harus mempersiapkan semuanya lah. Saya ikhtiar untuk itu," katanya.
Selain tambang batu bara, Yuni pernah membuka Warung Yuni's berkonsep food truck sejak 2016. Dalam wawancara yang dimuat Fimela, ia menceritakan keterlibatannya dalam usaha kuliner tersebut.
"Besar itu kan dimulai dari (bisnis) yang kecil. Ini coba bisnis kuliner yang pertama," ujar Yuni.
Ia juga pernah mengembangkan lini busana Kanzi YS, Ecocure yang bergerak di bidang konstruksi jalan ramah lingkungan, serta toko daring barang bekas bernama Moshi Moshi.
3. Inneke Koesherawati
Inneke Koesherawati sudah tak asing di layar kaca sejak era 1990-an. Saat ini ia aktif lewat sinetron, film, hingga iklan.
Di luar akting, Inneke pernah menjajal bisnis busana muslim. Menurut KapanLagi, ia membuka butik busana muslim di Kalimantan bersama suami. Alasannya sederhana, persaingan di sana masih sepi.
Belakangan, ia juga bermitra dengan sahabatnya, Marini Zumarnis, untuk merek busana muslim. Kisah kolaborasi keduanya dibahas pada bagian berikut.
4. Marini Zumarnis
Marini Zumarnis mulai dikenal melalui dunia hiburan sejak era 1990-an. Mengutip Fimela, ia mengawali karier akting lewat sinetron Lobi-lobi pada 1995. Seleb kelahiran Jakarta itu juga menjalin persahabatan panjang dengan Inneke Koesherawati.
Persahabatan tersebut berlanjut ke dunia usaha. Keduanya mendirikan merek busana muslim bernama IM (Inneke Marini) yang menawarkan produk scarf hijab. Bisnis tersebut mulai dirintis sekitar Februari 2018 dan diperkenalkan dalam Muslim Fashion Festival Indonesia pada April 2018.
Dalam pemberitaan Industry.co.id, Marini menjelaskan awal mula usaha tersebut. "Bisnis fashion Scarf hijab ini alhamdulillah sudah berjalan dua bulan, bisnis ini juga berawal dari aku kan bikin buku hi darl, dari bikin buku itu kayanya jendela bisnis aku sama Inneke bermula terus bagus apresiasinya dimasyarakat," kata Marini saat peluncuran produk pada Kamis, 19 April 2018.
Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa bisnis tak harus dijalani sendirian. Marini dan Inneke memanfaatkan persahabatan serta pengalaman bersama untuk mengembangkan usaha di luar industri hiburan.
5. Wulan Guritno
Wulan Guritno populer sebagai aktris yang membintangi puluhan film. Ia mulai dikenal melalui dunia hiburan sejak 1995 dan mengawali kariernya lewat sinetron Pondok Indah.
Di luar dunia hiburan, Wulan menekuni bisnis kecantikan. Melansir Fimela, ia membangun Poetre Spa & Wax bersama dua sahabatnya, Amanda Soekasah Joesoef dan Jannah Soekasah, sejak 2009. Bisnis tersebut berkembang dengan sistem waralaba dan membuka sejumlah cabang.
Pada Minggu, 29 Oktober 2017, Wulan meresmikan cabang Poetre Spa & Wax di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Saat itu, bisnis mereka telah memiliki sembilan cabang di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satu rekan bisnisnya, Jannah Soekasah, mengungkapkan tantangan dalam mempertahankan usaha tersebut. "Banyak yang bisnis spa tapi nyatanya kita bisa survive hampir 10 tahun. Yang terpenting kita selalu solid dan tidak pernah give up," ujarnya, seperti dikutip Fimela.
6. Happy Salma
Happy Salma lebih dulu dikenal lewat dunia akting. Belakangan namanya juga lekat dengan perhiasan Tulola. Keterkaitan Happy dengan era 1990-an dari sumber KLY masih perlu dipastikan.
Melansir Fimela, Tulola Jewelry merupakan bisnis perhiasan yang dikembangkan Happy Salma bersama Sri Luce Rusna, desainer perhiasan berdarah Amerika-Bali. Merek ini juga pernah digunakan untuk cincin kawin Sarah Sechan.
Pada 2024, Tulola tampil di Kawan Nusantara lewat koleksi "The Dancer". Happy selaku pendiri sekaligus creative conceptor menyebut tarian "adalah hal yang muncul dari sebuah perayaan hidup", seperti dikutip Fimela.
7. Indra L. Bruggman
Indra L. Bruggman dikenal sebagai aktor yang populer lewat sinetron Jinny Oh Jinny. Mengutip KapanLagi, ia mulai dikenal setelah membintangi sinetron tersebut pada 1997. Sebelum itu, Indra juga merintis karier sebagai model majalah sejak era 1990-an.
Di luar dunia hiburan, Indra menekuni bisnis busana muslim bersama kakaknya. Melansir Fimela, ia terlibat langsung dalam proses produksi, mulai dari membeli bahan hingga melakukan kontrol kualitas. Indra juga mengembangkan beberapa label, seperti Ranee Bruggman, Risna Bruggman, dan Ummimi Bruggman.
Bisnis tersebut bukan hal baru baginya. Pada April 2015, KapanLagi melaporkan bahwa Indra telah membuka butik busana muslim di Thamrin City sejak sekitar setahun sebelumnya.
Pertanyaan Seputar Artis Era 1990-an yang Mengembangkan Usaha di Luar Industri Hiburan
1. Siapa saja artis era 1990-an yang punya usaha di luar hiburan?
Dalam daftar ini ada Krisdayanti, Yuni Shara, Inneke Koesherawati, Marini Zumarnis, Wulan Guritno, Happy Salma, dan Indra L. Bruggman.
2. Bisnis apa saja yang mereka jalankan?
Mulai dari kosmetik, toko kue, tambang batu bara, kuliner, busana muslim, spa, hingga perhiasan.
3. Siapa yang paling awal masuk ke bisnis non-hiburan?
Menurut sumber Merdeka, bisnis tambang batu bara Yuni Shara sudah berjalan sejak 1999.
4. Mengapa banyak artis merambah dunia usaha?
Pemberitaan menunjukkan bisnis menjadi sumber penghasilan tambahan di luar dunia hiburan. Alasan tiap artis berbeda-beda.
5. Apakah semua usaha itu masih beroperasi?
Belum tentu. Data berasal dari pemberitaan di berbagai tahun, jadi status terkini sebaiknya dicek ke kanal resmi masing-masing usaha.