Politik

Demokrat diproyeksikan kuasai Kongres dalam kemenangan pemilu sela AS

Demokrat diproyeksikan kuasai Kongres dalam kemenangan pemilu sela AS

Istanbul (ANTARA) - Partai Demokrat diproyeksikan mengambil alih kendali atas kedua kamar di Kongres Amerika Serikat (AS) dalam pemilu sela yang digelar Selasa (3/11), serta memberikan pukulan politik besar bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik, demikian menurut proyeksi sejumlah media AS.

Partai tersebut meraih kemenangan signifikan di luar basis tradisionalnya, termasuk dalam persaingan penting di sejumlah negara bagian yang pada pemilihan presiden 2024 secara mayoritas mendukung Trump, seperti Texas, South Carolina, Ohio, Iowa, dan Kansas.

Besarnya gelombang kemenangan Demokrat masih terus terlihat hingga Rabu pagi. Namun, hasil sementara menunjukkan adanya ketidakpuasan pemilih secara luas terhadap pemerintahan Trump, terutama terkait kondisi ekonomi, kenaikan biaya hidup, serta keputusan presiden untuk melancarkan perang terhadap Iran pada Februari.

Ketika kekalahan Partai Republik terus bertambah pada Selasa malam, Trump menanggapi hasil tersebut melalui media sosial.

“Saya tidak menjadi kandidat dalam pemilu ini. Jika saya menjadi kandidat, kita pasti menang telak! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini,” tulisnya.

Demokrat merebut sedikitnya enam kursi Senat yang sebelumnya dikuasai Partai Republik, sehingga mengamankan mayoritas di kamar tersebut, meskipun persaingan ketat di sejumlah negara bagian seperti Michigan dan Minnesota masih menjadi perhatian.

Kemenangan tersebut menandai perubahan besar dalam keseimbangan politik di Washington dan memberikan Demokrat kendali atas agenda legislasi Senat, kepemimpinan komite, serta proses konfirmasi pejabat.

Di Georgia, Senator Demokrat Jon Ossoff berhasil mempertahankan kursinya setelah mengalahkan pesaing dari Partai Republik. Dalam pidato kemenangannya, ia menyebut hasil pemilu sebagai penolakan terhadap pemerintahan Trump.

Demokrat juga diproyeksikan memenangkan kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setelah merebut sedikitnya 15 distrik yang sebelumnya dikuasai Partai Republik, termasuk kursi di Kentucky, New Jersey, dan North Carolina.

Partai tersebut juga meraih kemenangan dalam pemilihan gubernur, termasuk di Texas, tempat kandidat Demokrat Gina Hinojosa mengalahkan Gubernur Republik Greg Abbott yang telah menjabat selama tiga periode.

Kemenangan itu menjadi kejutan besar lainnya di negara bagian yang selama ini menjadi basis kekuatan elektoral Partai Republik.

Kandidat Demokrat juga memenangkan pemilihan gubernur di Iowa dan Ohio, memperluas kemenangan partai tersebut di luar Kongres.

Sumber: Anadolu

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026