Jakarta (ANTARA) - BUMN Holding Pangan ID FOOD dan Perum Bulog mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar untuk menjaga harga di tingkat peternak sekaligus memperkuat kepastian pasar bagi peternak mikro dan kecil.
Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengatakan sinergi tersebut merupakan langkah konkret dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga keberlanjutan usaha peternakan rakyat sekaligus memperkuat ekosistem perdagangan pangan nasional.
"Ketika harga telur di tingkat peternak mengalami tekanan, diperlukan langkah bersama untuk menjaga keberlangsungan usaha mereka," kata Ghimoyo terkonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Melalui program yang didorong Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu, ID FOOD bersama Bulog mengambil peran dalam mempercepat penyerapan, sehingga peternak memiliki kepastian pasar dan hasil produksinya tetap dapat tersalurkan kepada konsumen.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Bapanas terus memperkuat langkah stabilisasi harga telur ayam ras di tingkat produsen, khususnya di sejumlah sentra produksi yang mengalami tekanan harga.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong percepatan penyerapan telur melalui sinergi BUMN pangan, yakni Holding BUMN Pangan ID FOOD dan Perum Bulog, dengan total alokasi mencapai Rp30 miliar.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keberlangsungan usaha peternak, khususnya skala mikro dan kecil, sekaligus memberikan kepastian pasar bagi hasil produksi mereka.
Melalui penyerapan secara terkoordinasi, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan pasar serta mendukung stabilisasi harga telur di tingkat peternak.