Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi streaming mencatatkan capaian positif lewat inovasi fitur interaktifnya. Fitur hadiah virtual (virtual gift) yang disematkan dalam platform tersebut berhasil mengantongi transaksi fantastis hingga lebih dari Rp 8 miliar hanya dalam satu malam.
Capaian tersebut diungkapkan Chief Executive Officer (CEO) Emtek Media & Vidio, Sutanto Hartono, saat memaparkan strategi inovasi untuk mendongkrak pendapatan bisnis digital dalam ajang MMA Impact Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Sutanto menjadikan kesuksesan fitur virtual gift pada malam final program Dangdut Academy di Vidio sebagai contoh nyata inovasi yang berhasil.
"Sebagai gambaran, pada malam final saja, transaksi yang dihasilkan melalui fitur virtual gifting mencapai lebih dari Rp8 miliar," ujar Sutanto.
Sutanto mengungkapkan, salah satu tantangan terbesar dalam bisnis layanan streaming (OTT) adalah menambah jumlah pengguna berlangganan baru demi meningkatkan pendapatan. Karena itu, dibutuhkan ide-ide kreatif di luar model langganan konvensional.
Inovasi virtual gift ini lahir dari pengamatan terhadap kebiasaan lokal masyarakat Indonesia yang gemar berbagi dan menyawer. "Tim kemudian menghadirkan sebuah ide berupa fitur virtual gifting atau pemberian hadiah secara virtual. Hal ini didasarkan pada karakter masyarakat Indonesia yang dikenal gemar memberi hadiah dan melakukan saweran. Mereka kemudian menghadirkan pengalaman tersebut melalui fitur virtual gifting," terangnya.
Respons Penggemar Sangat Antusias
Dalam tayangan Dangdut Academy, penonton diajak secara langsung (call to action) untuk memberikan dukungan kepada kontestan favorit mereka melalui fitur tersebut. Respons dari para penggemar pun sangat antusias.
"Jadi, masyarakat menonton Dangdut Academy, kemudian diarahkan melalui call to action untuk memberikan dukungan melalui fitur virtual gifting. Hasilnya sangat sukses," kata Sutanto.
Inovasi virtual gift di Vidio hanyalah salah satu bentuk pemasaran kreatif yang terbukti efektif menggaet audiens baru, di samping berbagai inisiatif lain seperti kolaborasi produk kecantikan Mykonos dengan streamer gaming serta peluncuran FreshCare BLOX.
Sutanto optimistis bahwa ruang pertumbuhan bisnis digital di Indonesia masih sangat terbuka luas selama pelaku industri mau terus berinovasi.
"Melalui beberapa contoh tersebut, saya ingin membangkitkan antusiasme kita semua terhadap peluang dan tantangan yang ada. Karena bersama-sama, kita tetap bisa menghasilkan transaksi baru hingga miliaran rupiah melalui berbagai inovasi," pungkas Sutanto.